Translate

Showing posts with label Aceh. Show all posts
Showing posts with label Aceh. Show all posts

Friday, December 25, 2015

Aku Rindu Saat itu Bersama Kamu


(photo via cnn)
 Rasaku baru kemarin aku meninggalkanmu. Rindu pun belum menyentuh ubun kepala. Lidah pun belum gugup menyebut nama. Tapi disaat kuingat akan hari ini, kesepuluh jariku lemah diperdaya. Oleh hati yang berkata, ‘Aku rindu saat itu bersama kamu’.

Wednesday, September 23, 2015

Ada apa dengan Romance Bay?



photo via @kabaraceh
 Dalam waktu 2x24 jam(kayak wajib lapor satpam), pantai romantis atau yang dikenal dengan Romantic Bay kini menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Selain karena tempatnya yang hits dan digandrungi oleh para remaja, ternyata pantai romantis ini juga kabarnya akan segera ditutup. Nahlo, udah dibuka kok ditutup? Kek kuali kuah lontong lagi lebaran aja pake buka tutup buka tutup.

Sunday, May 17, 2015

Menembus Keindahan Alami di Air Terjun Peucari


Selamat datang di indahnya Aceh
Letaknya sama-sama di pusat kota Jantho, Aceh Besar. Bukan, tapi ini bukan bukit jalin. Ini air terjun yang konon katanya masih belum banyak dikunjungi oleh banyak orang alias belum mainstream. Dan perjalanan ke air terjun ini jauh lebih melelahkan + ekstrim dibandingkan ke bukit jalin. Ah masa’ sih? Gak percaya? Yaudah sebelum pergi, yok readers simak dulu ceritanya..

Saturday, March 7, 2015

Bukit Jalin, Stage Selanjutnya dari Puncak Gle Kuta Malaka

Terik dan melihat air sungai, disitu kadang saya merasa haus
Ada kelakar unik yang sekarang beredar kalau ditanya di Aceh musim apa, jawabnya musim foto diatas bukit. Iya sih bener, saya gak akan berusaha membantah. Apa karena bosan dengan laut di Aceh yang terlalu indah atau karena ingin mencari sesuatu yang baru? Saya juga kurang mengerti.  Sudahlah ikuti perjalanan saya.

Sunday, February 22, 2015

Terima Kasih I Love Aceh

Mungkin jika bukan dari keputusan singkat saat itu, saya masih jadi sama. Hanya seorang anak mahasiswa yang berlabelkan kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang. Serta juga tak lebih dari seorang anak teras kos-kosan yang menghabiskan waktu di pojokan kamar karena cintanya yang tak kunjung sampai.

Monday, January 19, 2015

Kuinjakan Kaki di Puncak Gle Kuta Malaka

 
Beberapa orang sudah terlihat diatas sana, ada yang berjalan merunduk, terduduk hingga melepas teriakan penuh emosi sesampainya disana. Cuaca terik nan menyengat sudah memberi alarm bagi kami masih mau lanjut atau tidak.